Blog

Berilmu, Beramal & Meraih Taqwa
BarakAllah

Berkunjung Ke Tempat Percetakan Al-Qur'an Di Kota Madinah

 Wisata Islami  by Zaid Amrin 771

Kompleks Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd atau Majma Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif adalah pabrik percetakan Al-Qur'an yang terbesar di dunia, yang terletak di Madinah, Arab Saudi yang mencetak Al-Qur'an dan terjemahannya ke berbagai bahasa. Kompleks percetakan ini sudah berdiri sejak lama yakni pada tahun 1403 H atau 1982 M (diresmikan tahun 1984) di atas tanah seluas 250 ribu meter persegi (25 hektar). Disini Anda bisa berwisata sekaligus menambah pengetahuan tentang sejarah perkembangan dan pembuatan Al-Quran. Kompleks percetakan ini terletak sekitar 10 kilometer dari Madinah, tepatnya di jalan menuju Kota Tabuk. Tempat ini mulai beroperasi pada pukul 08.00 hingga 12.00 waktu Saudi Arabia dan tutup pada hari libur Arab yakni Jumat dan Sabtu. Percetakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah Arab Saudi untuk membantu agama islam dan kaum muslim di seluruh dunia. Raja Fahd bin Abdul Aziz telah meletakkan batu pertama pembangunan komplek percetakan pada tahun 1403 Hijriah dan membuka secara resmi pada tahun 1405 Hijriah.

Pada lahan yang sangat luas ini, terdapat berbagai fasilitas yang cukup lengkap mulai dari adanya rumah sakit, toko, kantor utama, gudang, rumah tinggal karyawan, serta fasilitas masjid. Jadi, jika Anda ingin menunaikan salat, Anda bisa menggunakan fasilitas masjid yang tersedia. Jika Anda masuk ke dalam gedung percetakan, Anda akan melihat banyaknya mesin cetak berukuran besar, dan juga alat pemotong kertas. Jika mengunjungi lantai dasar, Anda akan melihat lembaran Al-Quran yang sudah dicetak namun belum dipotong, tumpukan kertasnya bisa setinggi tiga hingga empat meter. Terdapat pula tumpukan kertas yang salah cetak, walaupun kesalahannya hanya sedikit. Kesalahan cetak yang sedikit akan berpengaruh besar terhadap isi bacaan dalam Al-Quran.

Percetakan ini telah memproduksi rata-rata 10 juta kopi Al-Qur'an per tahunnya, dan mendistribusikannya ke seluruh benua, dan juga mencetak lebih dari 160 terjemah sejumlah 193 juta kopi. Selain itu, juga terdapat studi dan penelitian yang berlanjut untuk membantu percetakan Al-Qur'an dan al-Hadits dan terus menggunakan teknik percetakan yang paling modern. Setiap tahunnya komplek percetakan ini dikunjungi oleh 400 ribu pengunjung. Sampai saat ini, komplek percetakan ini sudah mencetak 264 juta cetakan (Al-Qur'an, terjemah, buku-buku islam dan sebagainya) sejak dibukanya percetakan ini. Menurut petugas setempat, proses pencetakan Al-Qur'an dimulai sejak penyiapan naskah, ditulis tangan langsung oleh para ahli ulama Al-Qur'an. Seiring perkembangan zaman, tempat percetakan ini pun menyediakan Al-Qur'an dalam bentuk kepingan CD dan kaset, dan tersedia dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Pabrik-pabrik di percetakan ini mempunyai 12 alat cetak Roland yang memiliki kecepatan cetak 10 ribu lembar perjam dalam semua warna. Mesin cetak film yang ada di sana mempunyai kecepatan cetak 60 ribu lembar per jam. Di dalam komplek penjilidan, ada 60 mesin dengan kecepatan kerja yang terkenal sangat cepat. Mesin-mesin ini diperlengkap dengan alat-alat elektronik yang bisa melihat kesalahan cetak.

Untuk penanggulangan kesalahan, ada alat penjahit kertas untuk menempel dan menambah yang kurang. Di bidang pengeditan, ada keistimewaan yang barangkali tidak didapat pada percetakan lain di dunia. Pertama, dikerjakan oleh lembaga khusus yang punya spesialisasi dalam bidang tajwid, qiraat, dan rasm dalam satu lembaga yang diberanggotakan ulama-ulama. Kedua, diedit bagian demi bagian dalam waktu dua menit saja. Terakhir, diteliti dengan jeli. Bahkan, cetakan dalam lembar besar ini dibawa ke sejumlah ulama besar untuk diteliti tiap hurufnya dengan kaca pembesar. Dengan angka produksi yang begitu besar, percetakan ini memiliki sekitar 1.700 karyawan. Sebanyak 900 orang di antaranya sebagai pengawas dalam pencetakan Al-qur'an. Mereka terdiri dari para ulama dan penghafal Alquran. Sekitar 75 persen pegawai merupakan warga Arab Saudi, sisanya warga asing, termasuk warga negara Indonesia. Percetakan King Fahd telah menerbitkan 55 terjemahan Al-qur'an dalam 39 bahasa. Sampai saat ini, telah mencetak lebih dari 128 juta Alqur'an. Untuk pengunjung yang datang ke tempat ini akan dibedakan menjadi dua jamaah, yakni jamaah perempuan hanya bisa mengunjungi bagian showroom yang menjual Al-Qur'an di bagian depan percetakan, sedangkan jamaah laki-laki diperbolehkan untuk masuk langsung ke areal percetakan. Selesai melihat percetakan di tempat ini, para pengunjung akan mendapat kenang-kenangan berupa kitab Al-Qur'an secara gratis.

Percetakan ini berkerja untuk perkembangan Islam semata; bukan bisnis. Semua biaya ditanggung kerajaan. Anda juga dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh Al Qur'an itu secara gratis dengan syarat untuk diwakafkan ke masjid. Ajukan surat permohonan dalam bahasa Arab, dilengkapi dengan stempel resmi masjid yang akan menerima, dikirim ke kantor di Masjid Nabawi pintu 18 dengan alamat PO Box 6262 Madinah Al Munawarrah, Kerajaan Saudi Arabia. Bila disetujui, pemohon akan mendapatkan dua dus berisi 50 Al Qur'an.

Demikianlah sedikit informasi tentang tempat percetakan Al-Qur'an terbesar didunia yang berada di kota Madinah ini. Semoga kita semua berkesempatan untuk mengunjungi dan melihat proses cara pembuatan Al-Qur'an. Aamiinn


Sumber : http://islamul-haq.blogspot.co.id

Feature Video

Text Widget

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Fugiat ipsam non eaque est architecto doloribus, labore nesciunt laudantium, ex id ea, cum facilis similique tenetur fugit nemo id minima possimus.

Umroh Hemat Hubungi Hotline    0813.7706.0707

Al'MuchtarTour&Travel

Social Links