Blog

Berilmu, Beramal & Meraih Taqwa
BarakAllah

Jabal Uhud. Gunung Yang Dicintai Rasulullah SAW

 Wisata Islami  by Zaid Amrin 749

Bagi umat muslim, nama Jabal Uhud atau Gunung Uhud sudah tidak asing. Gunung ini dikenal sangat dicintai Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun, Nabi sering mendatangi gunung ini untuk menyendiri. Kebiasaan tersebut diteruskan oleh para sahabat, khalifah bahkan saat ini Jabal Uhud menjadi salah satu tujuan utama ziarah para jemaah haji dan umrah. Keistimewaan Jabal Uhud juga terdapat dalam sebuah hadits. Anas  ra meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad pernah memandang ke Uhud sambil berkata

"Sesungguhnya Uhud adalah gunung yang sangat mencintai kita, dan kita pun mencintainya".

Selain menjadi lokasi yang sering di kunjungi Nabi, keistimewaan Jabal Uhud lainnya, yakni di sekitar kawasan gunung terdapat kompleks makam para syuhada, diantaranya makan Sayidina Hamzah. Konon, dikabarkan jasad Hamzah yang dimakamkan di sini tetap utuh, abadi dan tidak hancur dimakan tanah. Keberadaan kompleks makam para syuhada tak terlepas dari peristiwa yang pernah terjadi. Tepatnya di lembah Gunung Uhud, pernah terjadi perang besar antara umat Islam dengan tentara Quraisy. Perang yang terjadi pada sekitar 625 Masehi itu dikenal dengan nama Perang Uhud. Sebelum Perang Uhud terjadi, umat muslim telah memenangkan pertempuran di Perang Badar. Karena kalah, kaum musyrikin pun menyusun strategi dan kekuatan setelah bersepakat mengadakan serangan balasan dengan berbagai persiapan. Kaum Musyrikin pun menuju Madinah hingga sampai di dekat Jabal Uhud. Dalam peperangan tersebut banyak kaum muslimin yang mati syahid. Tak sedikit pula dari kaum musyrikin yang tewas. Namun pasukan muslimin tetap berhasil mempertahankan Madinah Al Munawarah.

Para muslimin yang mati syahid kemudian dimakamkan di kawasan Jabal Uhud yang hingga kini banyak dikunjungi para peziarah. Untuk menghindari syirik, umat muslim yang berziarah ke kompleks syuhada ini diminta agar berdoa langsung kepada Allah SWT bukan meminta safaat dari para syuhada. Bahkan, papan peringatan mengenai hal ini ditulis dalam beberapa bahasa. Makam para syuhada Uhud terletak 55 meter dari Jabal Rumat, yaitu sebuah bukit merah sebelah selatan dan dinamai Jabal Rumat karena di bukit itu Nabi Muhammad SAW menunjuk 50 orang pemanah untuk bersiaga dalam Perang Uhud. Sementara Jabal Uhud sendiri tingginya 1 km dari permukaan laut dengan panjang 7 km dikelilingi bukit membentang dari timur hingga barat sepanjang 19 km. Terletak di sebelah utara sekitar 1 km dari makam para syuhada atau 4 km dari Masjid Nabawi. Selain makam syuhada, tempat bersejarah lain yang ada di kawasan ini adalah Masjid Al-Fash. Di masjid ini Nabi pernah salat zuhur setelah Perang Uhud selesai.

Meski dilimpahi mukjizat karena banyaknya syuhada yang wafat di kawasan ini saat Perang Uhud dulu, umat Islam dilarang memanjatkan doa kepada para syuhada. Bahkan di kawasan Jabal uhud sendiri sengaja dipasang papan pengumuman dalam berbagai bahasa, yang salah satunya mengingatkan para peziarah agar berdoa langsung ke pada Allah SWT, bukan meminta safaat kepada para syuhada. 

Demikian sedikit informasi mengenai Jabal Uhud. Gunung yang sangat dicintai Rasulullah SAW. Semoga kita diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi atau berziarah ke Jabal Uhud ini. aamiinn.


Sumber : http://www.beritacianjur.com

Feature Video

Text Widget

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Fugiat ipsam non eaque est architecto doloribus, labore nesciunt laudantium, ex id ea, cum facilis similique tenetur fugit nemo id minima possimus.

Umroh Hemat Hubungi Hotline    0813.7706.0707

Al'MuchtarTour&Travel

Social Links